GATOT KACA RAJAH: PAGELARAN SENI PPG SM-3T

Kekayaan seni dan budaya di Indonesia sangatlah beragam dan banyak variasinya. Bahkan di era saat ini, negara-negara asing mulai menikmati dan ikut dalam pelestarian budaya kita. Hal ini terbukti dengan adanya warga negara di luar Indonesia yang ikut belajar kesenian dan budaya bangsa ini. Misalnya berlatih menari dan memainkan gamelan sebagai salah satu wujud kecintaan mereka akan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Lalu apakah kita sebagai warga negara asli Indonesia hanya terdiam saja?. Jawabnya pasti tidak, inilah yang dilakukan oleh mahasiswa FIP PPG SM-3T Universitas Negeri Yogyakarta pada senin, 27 November 2017 dengan mengadakan pagelaran seni yang bertemakan “Gatot Kaca Rajah” bertempat di auditorium UNY.

Komitmen dalam melestarikan seni dan budaya tanah air sangat diperlukan kaum muda saat ini, seiring perkembangan dunia tekhnologi kita dimanjakan oleh canggihnya smartphone yang dimiliki, tapi terkadang kita asik dengan hal tersebut dan meninggalkan keindahan warisan budaya kita sendiri. Mahasiswa PPG SM-3T FIP UNY bekerjasama dengan seluruh civitas akademik UNY mencoba mengubah pola pemikiran anak muda saat ini yang terkesan mengangap seni dan budaya hanya untuk orang tua, sedangkan pemuda hanya sebagai penontonnya.

Pagelaran seni kali ini melibatkan mahasiswa kurang lebih 200 orang, disaksikan oleh penonton yang sangat luar biasa. Kurang lebih 700 orang datang menyaksikan pagelaran seni dan budaya yang diakan di Auditorium UNY. Tamu undangan yang hadir meliputi pimpinan kampus pusat UNY, pimpinan kampus wates UNY, budayawan, mahasiswa UNY dan warga masyarakat yang berdatangan dari daerah Yogyakarta maupun dari luar Yogyakarta.

Isna, salah satu panitia, menyebutkan kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan rasa cinta serta memiliki akan seni budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesa. Selain itu sebagai ajang untuk pembuktian bahwa pemuda Indonesia harus ikut andil dalam terwujudnya keberagaman seni dan budaya bangsa sendiri. “ Pergelaran seni budaya sebagai wadah kreatifitas mahasiswa PPG SM-3T UNY untuk melestarikan seni budaya Indonesia. Selain itu memperkenalakan dan menyadarkan ke masyarakat secara umum akan pentingnya seni budaya sebagai jati diri bangsa”  jelas Isna

Wakil Rektor II, Edi Purwanta, yang hadir mewakili Rektor UNY menyatakan bahwa kita harus merasa bangga dengan warisan seni dan budaya yang dimiliki oleh bangsa kita sendiri. “Bagaimana kita bisa dikatakan merdeka, kalau warganya tidak mau menjaga dan melestarikan warisan seni dan budaya bangsa sendiri. Pemuda saat ini harus mempunyai inovasi dan kreatifitas dalam pelestarian seni budaya yang ada di Indonesia. Dengan seni dan budaya kita buktikan pada negara lain bahwa Indonesia mempunyai warisan budaya yang sangat luar biasa” sambung Edi Purwanta.

Pergelaran ini juga mendapat sambutan antusia dari penonton. Harapanya, pergelaran ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja, harus ada yang meneruskan untuk kegiatan seperti ini selanjutnya. “Saya merasa cukup puas dan bangga akan pergelaran ini, karena sebagai seorang pemuda memang perlu kita belajar akan warisan seni dan budaya bangsa kita sendiri” ungkap Tedi seusai acara pagelaran seni.  (Sidiq/Biologi)