You are here
Pelatihan Integrasi Pendekatan Deep Learning dalam Perangkat Pembelajaran

Yogyakarta, Kamis, 30 April 2026 – Unit Pendidikan Profesi Guru Direktorat Pendidikan Profesi dan Kompetensi Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Deep Learning dalam Perangkat Pembelajaran Tahun 2026 yang di hadiri oleh peserta dari unsur dosen, guru pamong, dan mahasiswa. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka oleh Kepala Unit Pendidikan Profesi Guru Dr. Widowati Pusporini, M.Pd.
Dalam sambutannya, Dr. Widowati Pusporini, M.Pd. menegaskan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran pada era transformasi pendidikan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada penyampaian materi secara konvensional, melainkan harus terintegrasi dengan pendekatan Deep Learning, yang menekankan pada pemahaman konseptual yang mendalam, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan pemecahan masalah yang kontekstual. Pendekatan ini dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran karena mendorong peserta didik untuk tidak sekadar menghafal, tetapi mampu menginternalisasi pengetahuan dan mengaplikasikannya dalam berbagai situasi nyata.
Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan dirancang sebagai wadah fasilitas yang komprehensif bagi dosen dan guru dalam mengimplementasikan pendekatan Deep Learning ke dalam perangkat pembelajaran, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan modul ajar, hingga evaluasi pembelajaran berbasis capaian kompetensi. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik dapat mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan tuntutan abad ke-21, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.
Narasumber pada kegiatan pelatihan ini adalah Dr. Sabar Nurohman, M.Si., beliau memberikan paparan tentang dasar Deep Learning dalam pembelajaran dan penerapannya. Materi ini berupa penerapan Deep Learning dalam modul ajar berbasis digital. Modul ajar merupakan langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik di dalam kelas. Digitalisasi modul ajar merupakan tuntutan sekolah dan perguruan tinggi yang adaptif serta mampu mengintegrasikan AI dalam proses pembelajaran, penelitian, maupun tata kelola akademik.
Beliau juga menegaskan bahwa pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran menekankan pentingnya proses belajar yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi atau banyaknya materi yang di sampaikan, tetapi lebih kepada bagaimana peserta didik dapat memahami, menghubungkan, merefleksikan, dan menggunakan pengetahuan secara lebih bermakna (mindful, meaningful, dan joyful) yang menjadi tujuan dimensi profil lulusan yang bagus.
Kontak Kami
Copyright © 2026,